Perilaku Politik

Perilaku politik atau (Inggris: Political behaviour) adalah perilaku yang dilakukan oleh insan/individu atau kelompok guna memenuhi hak dan kewajibannya sebagai insan politik. Seorang individu/kelompok diwajibkan oleh negara untuk melakukan hak dan kewajibannya guna melakukan perilaku politik. Adapun yang dimaksud dengan perilaku politik contohnya adalah:

  • Melakukan pemilihan untuk memilih wakil rakyat / pemimpin
  • Mengikuti dan berhak menjadi insan politik yang mengikuti suatu partai politik atau parpol, mengikuti ormas atau organisasi masyarakat atau lsm lembaga swadaya masyarakat
  • Ikut serta dalam pesta politik
  • Ikut mengkritik atau menurunkan para pelaku politik yang berotoritas
  • Berhak untuk menjadi pimpinan politik
  • Berkewajiban untuk melakukan hak dan kewajibannya sebagai insan politik guna melakukan perilaku politik yang telah disusun secara baik oleh undang-undang dasar dan perundangan hukum yang berlaku

Perilaku berpartisipasi dalam kegiatan politik dipengaruhi oleh banyak faktor psikologis, yang terbagi menjadi tiga, yaitu:

  1. Faktor sifat kepribadian (ekstraversi, keterbukaan, dan kehati-hatian),
  2. Faktor sosio-kognitif, yang mencakup pengetahuan politik, pendidikan politik, keyakinan atau efikasi berpolitik, kreativitas, kepercayaan terhadap pemerintah dan partai politik, peneladanan terhadap partisipasi politik orang tua, sosialisasi politik yang daialami, jejaring sosial yang dimiliki, perasaan kewargaan, serta
  3. Faktor-faktor psikodemografis (situasi pertetanggaan, ukuran populasi tempat tinggal, pemberitaan media massa).



Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Politik#Perilaku_politik

Belum ada Komentar untuk "Perilaku Politik"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel