Pengertian Demokrasi

Sumber: dutadamaijawatimur.id

Definisi tentang demokrasi memiliki banyak terminologi, antara lain menyangkut aturan manusia, aturan majelis, aturan partai, aturan umum, kediktatoran kaum proletar, partisipasi politik maksimal, kompetisi para elite dalam meraih suara, multi partai, pluralisme, sosial dan politik, persamaan hak, kebebasan berpolitik dan sipil, sebuah masyarakat yang bebas, ekonomi pasar bebas dan lain-lain. Demokrasi juga adalah bentuk atau sistem pemerintahan yang segenap  rakyat turut serta memerintah dengan perantaraan wakilnya. Menurut Beetham dan Boyle dalam Mufti dan Naafisah (2013: 21)  menyatakan bahwa:
Demokrasi merupakan bagian dari khazanah dalam membuat keputusan secara kolektif. Demokrasi berusaha mewujudkan keinginan bahwa keputusan yang mempengaruhi perkumpulan secara keseluruhan harus diambil semua anggota dan masing-masing anggota mempunyai hak yang sama dalam proses pengambilan atau pembuatan keputusan. Dengan kata lain, demokrasi memiliki prinsip kembar sebagai kontrol rakyat atau proses pembuatan keputusan secara kolektif dan memiliki kesamaan hak dalam mengendalikan hal itu.

Sedangkan dalam kamus besar bahasa Indonesia demokrasi sebagai berikut: a) bentuk pemerintahan di mana segenap rakyat turut serta memerintah dengan perantaraan wakilnya; b) gagasan atau pandangan  hidup yang mengutamakan persamaan hak dan kewajiban serta perlakuan yang sama bagi semua warga negara.
Dari penjelasan di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa demokrasi memiliki dua arti, yaitu:
1)      Demokrasi sebagai  suatu bentuk pemerintahan. Hal ini sesuai dengan arti dari istilah  kata demokrasi itu sendiri (demos: rakyat, dan cratein: memerintah). Maka secara harfiah, Demokrasi berarti pemerintahan rakyat atau kekuasaan rakyat. Oleh karena itu dalam sistem demokrasi rakyat mendapat kedudukan penting didasarkan adanya rakyat memegang kedaulatan.
2)      Demokrasi sebagai sebuah nilai atau pandangan hidup. “Demokrasi sebagai sebuah nilai tidak hanya berkaitan dengan urusan kepentingan saja, tetapi juga bisa dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari baik dalam keluarga, sekolah, maupun dalam masyarakat” (Tim Abdi Guru, 2006: 130).


Sumber: 
Mufti, Muslim & Nafisaah, Didah Durottun. (2013). Teori-Teori Demokrasi. Bandung: Cv Pustaka Setia.

          Tim Abdi Guru.(2006). Pendidikan Kewarganegaraan SMP Kelas VII. Erlangga: Jakarta.

Belum ada Komentar untuk "Pengertian Demokrasi"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel